jangan sakiti aku
karena kini aku terlanjur mencintai mu..
jangan hianati penantian ku
karena kini.. aku menanti mu..
jangan lukai aku dengan kepergian mu
karna hadir mu.. sebagian dari hidup ku..
jangan bunuh aku dengan pudarnya diri mu di hidup ku
karena dirimu adalah separuh nafas ku...
maaf semua inginku
tapi kini yang ku butuh hanya diri mu..
di saat hela nafas ku mulai terbatas..
di saat tatap ku tak bisa lagi menghibur mu,,
hingga di saat jemariku tak bisa menyentuh mu..
tapi tetap ku akan mencintai mu..
di manapun engkau berpijak..
di manapun engkau bernafas...
di manapun engkau menatap...
dan di manapun engkau mendengar...
ingatlah aku...
bagai rumput yang menemanimu...berpijak...
bagai hembusan angin yang menemanimu bernafas...
bagai mentari dan bulan yang menghiasi tatapan mu...
bagai alunan lagu rindu yang menemani mu mendengar..
yang hadirnya hanya di hati mu...
>Herva<
.............................................................................................................









0 komentar:
Posting Komentar