Penatap Semu
isyaratkan hati .
berisyaratkan cinta...
qu berjalan di tengah terik pagi yang menyapa .
qu berjalan di tengah terik pagi yang menyapa .
lurus..tanpa arah..
tak tau entah kemana, dan tak tau di mana langkahku kan terhenti .
ku coba lupakan .
tapi tak bisa..
luka ini terlanjur ada .
hembus angin menyapa ku .
dikala raga ku mulai terkikis oleh waktu..
sorot mata ku menyapa langit..
sorot mata ku menyapa langit..
menatap kosong..tak ber'arah..
dimanakah rasa sakit ini kan lenyap .
dimanakah rasa lelah ku menaungi derita ini akan hilang .
letih ku hanya terbayar tetes air mata .
yang terbalut harap semu dalam ucap..
bila bisa ku putar waktu..
kan ku hapus semua salah ku dulu..
kan ku hapus semua..semua....!!!
bahkan ku hapus diriku..
jika itu yang terbaik untuk mu dan aku kini..
satu doa dan pinta ku tuhan..
jaga ia.. yang kini jauh dari dekap ku..
kan ku hapus semua..semua....!!!
bahkan ku hapus diriku..
jika itu yang terbaik untuk mu dan aku kini..
satu doa dan pinta ku tuhan..
jaga ia.. yang kini jauh dari dekap ku..
terlepas dari genggam ku..
& terhempas dari senyum ku..
lebih baik akulah yang menagis kini..
& terhempas dari senyum ku..
lebih baik akulah yang menagis kini..
terlebih jika aku yang melihat mu menagis esok .
but, ever..
aku tetap berada disini..
walau hanya terdiam bisu menatap mu dalam sebuah kenangan..
dan tersenyum bersama air mata..ini..
karna yang bisa ku lakukan..
hanya itu..
karna diriku ..
hanya wanita bodoh..
dalam riwayat mu .
>Herva<
.............................................................................................................









0 komentar:
Posting Komentar